Pembimbing Rohani

Rm. Alexius Widianto, Pr.

Ketua KAAY

M. Monica Gina Iskandar

Wakil Ketua KAAY

Regina Y. Sutjiati Hadi

Sekretaris

Willibrodus W. Tjondro

Bendahara

B.G. Kristanti Tee

Hubungi Kami

Mulai Berdoa

Ayo Bagikan

Pembentukan Komunitas Adiyuswa (artinya lanjut usia) ini merupakan respons Gereja terhadap isu-isu sosial dan rohani yang dihadapi lansia: kesepian, penurunan kesehatan, dan kebutuhan akan pendampingan rohani yang terstruktur. Menjadikan umat lansia berdaya dan berkarya di dalam Gereja akan meningkatkan Sukacita dan Damai Sejahtera umat lansia.

Apa itu Komunitas Adiyuswa Anna Yoakim (KAAY)?

Komunitas Adiyuswa Anna Yoakim adalah komunitas umat Katolik lansia di Gereja Regina Caeli yang berfokus pada penggembalaan, kepedulian, dan pemberdayaan lansia agar tetap aktif, sehat, dan bersyukur dengan:

  1. Menghayati usia tua sebagai masa yang mulia dan penuh rahmat.
  2. Meneladani kesalehan dan ketekunan Santa Anna dan Santo Yoakim.
  3. Terus Bertumbuh dalam iman, persekutuan, dan menjadi pilar doa yang vital bagi seluruh paroki.

Apa Tujuan Komunitas Adiyuswa Anna Yoakim (KAAY)?

  • Penggembalaan dan Kepedulian: Mengemban tugas penggembalaan dan kepedulian terhadap lansia (usia di atas 60 tahun) secara jasmani dan rohani.
  • Lansia Berkualitas: Membentuk lansia yang berkualitas, mensyukuri anugerah usia mereka, dan menjadi teladan bagi sesama.
  • Partisipasi Aktif: Mendorong lansia untuk tetap aktif dan berpartisipasi dalam pelayanan di Gereja, lingkungan, dan masyarakat umum.

Santa Anna dan Santo Yoakim adalah orang tua dari Santa Perawan Maria, yang berarti mereka adalah kakek dan nenek dari Yesus Kristus. Menurut tradisi, mereka adalah pasangan yang saleh dan taat, namun baru dikaruniai anak (Maria) setelah mereka lanjut usia dan tekun dalam doa. Pesan bagi Lansia, bahwa Tuhan tetap berkarya dan memberikan rahmat-Nya di usia tua, dan bahwa doa serta kesabaran adalah kunci untuk menghasilkan buah rohani yang luar biasa.

Apa saja Kegiatan Komunitas Adiyuswa Anna Yoakim (KAAY)?

Kegiatan komunitas lansia Katolik umumnya berpusat pada tiga pilar utama: Iman (Spiritualitas), Persekutuan (Komersialitas), dan Pelayanan (Diakonia).

Pilar Utama Jenis Kegiatan Tujuan/Manfaat Rohani
Iman (Spiritualitas) 1. Lectio Divina Kelompok: Membaca, merenungkan, dan membagi Firman Tuhan (sesuai saran fitur sebelumnya). Menemukan hadirat Tuhan dalam keheningan dan Sabda-Nya.
2. Doa Rosario/Koronka Bersama: Mendoakan intensi khusus paroki, keuskupan, dan bangsa. Mempererat ikatan dengan Bunda Maria dan mempraktikkan doa syafaat.
3. Kunjungan Rohani: Menerima Sakramen Pengurapan Orang Sakit atau Komuni di rumah bagi yang sakit/tidak bisa hadir. Membawa Sakramen dan rahmat Gereja langsung kepada lansia yang lemah.
Persekutuan (Komersialitas) 1. Pertemuan Rutin: sharing, makan bersama, atau jalan-jalan ringan (rekreasi rohani). Menghilangkan rasa kesepian dan mempererat tali persaudaraan Katolik.
2. Peningkatan Keterampilan: Kegiatan kerajinan tangan ringan atau pengajaran keterampilan (mentoring) kepada kaum muda. Menjaga pikiran tetap aktif dan merasa berguna.
Pelayanan (Diakonia) 1. Pelayanan Doa: Lansia mendoakan intensi umat paroki yang membutuhkan (misalnya, di gereja atau kapel). Menunjukkan bahwa lansia masih merupakan pilar doa dan kekuatan rohani paroki.
2. Pelayanan Sharing: Berbagi pengalaman hidup/iman kepada anak-anak muda/katekumen. Menjadi sumber hikmat dan Tradisi Suci yang hidup bagi generasi penerus.

Untuk Siapakah Komunitas Adiyuswa Anna Yoakim (KAAY)?

Kriteria Utama: Umat Katolik di paroki yang telah memasuki usia lanjut (umumnya di atas 60 tahun) otomatis akan terdafar dalam keanggotaan KAAY.

Prioritas: Lansia, Pensiunan, Kakek-Nenek, atau siapa pun yang ingin mendukung dan terlibat dalam pelayanan pastoral lansia.

Mengapa Harus Bergabung Dalam Komunitas Adiyuswa Anna Yoakim (KAAY)?

Ini adalah bagian paling penting untuk menarik minat umat. Tekankan peran lansia sesuai dengan ajaran Gereja.

  1. Menjadi Pilar Doa Gereja: Dalam usia lanjut, umat dipanggil untuk menjadi tentara doa yang kuat bagi paroki, keluarga, dan dunia. Kehadiran dan doa Anda adalah kekuatan Gereja.

  2. Mendapatkan Dukungan Komunitas: Mengatasi rasa kesepian, isolasi, dan kekhawatiran yang sering dialami lansia. Komunitas menjadi “keluarga kedua” tempat mereka merasa dicintai dan diterima.

  3. Melanjutkan Pertumbuhan Iman: Hidup rohani tidak pernah berhenti. Komunitas ini menyediakan wadah yang terarah untuk terus mendalami Kitab Suci dan Tradisi Suci Gereja.

  4. Menemukan Makna Baru dalam Hidup: Memberikan kesempatan untuk melayani dengan cara yang baru (misalnya, menjadi teladan hikmat, berbagi cerita iman, atau menjadi mentor).

“Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya. “
Mzm 92:15-16)