HARI ULANG TAHUN KE-18 PAROKI PANTAI INDAH KAPUK GEREJA MARIA REGINA CAELI, JAKARTA
PADA tanggal 20 Januari 2026, Paroki Pantai Indah Kapuk (PIK) – Gereja Maria Regina Caeli dengan penuh sukacita dan syukur merayakan Hari Ulang Tahun ke-18. Delapan belas tahun adalah usia yang penuh makna: usia bertumbuh, belajar, dan melangkah menuju kedewasaan. Bagi paroki kita, usia ini menjadi saat yang tepat untuk berhenti sejenak, melihat kembali perjalanan yang sudah dilalui, sekaligus menatap masa depan dengan harapan dan semangat baru. Perayaan ulang tahun paroki bukan hanya tentang acara dan perayaan, tetapi tentang hidup bersama sebagai umat Allah. Di tengah dinamika Jakarta yang serba cepat, Paroki PIK terus dipanggil untuk menjadi Gereja yang hadir, peduli, dan relevan. Pada usia ke-18 ini, ada tiga bidang yang semakin terasa penting bagi masa depan Gereja kita: keluarga, orang muda, dan anak-anak.
1. KELUARGA: RUMAH PERTAMA IMAN
Keluarga adalah tempat pertama di mana iman diperkenalkan dan dihidupi. Di sanalah anak belajar berdoa, belajar mengasihi, dan belajar mengenal Tuhan. Namun kita menyadari bahwa kehidupan keluarga saat ini tidak selalu mudah. Kesibukan kerja, tekanan ekonomi, persoalan komunikasi, dan tantangan dunia digital sering membuat kebersamaan keluarga menjadi rapuh. Karena itu, Paroki Pantai Indah Kapuk, Gereha Maria Regina Caeli ingin terus menjadi rumah bersama bagi keluarga-keluarga. Paroki dipanggil untuk mendampingi pasangan suami-istri, menguatkan keluarga yang sedang menghadapi kesulitan, serta membantu orang tua menjalankan perannya sebagai pendidik iman utama bagi anak-anak. Gereja hadir bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mendengarkan, menemani, dan memberi harapan.
2. ORANG MUDA: HARAPAN DAN ENERGI GEREJA
Orang Muda Katolik (OMK) adalah bagian penting dari kehidupan paroki. Mereka membawa energi, kreativitas, dan cara pandang baru. Namun tidak jarang orang muda merasa kurang terlibat atau kurang didengarkan di dalam Gereja. Di usia ke-18 ini, Paroki PIK diajak untuk semakin memberi ruang bagi orang muda: ruang untuk bertanya, berekspresi, melayani, dan bertumbuh. Gereja perlu hadir sebagai sahabat yang mau mendengarkan kegelisahan dan harapan mereka tentang masa depan, pekerjaan, relasi, dan iman. Dengan pendampingan yang hangat dan kesempatan untuk terlibat secara nyata dalam liturgi, kegiatan sosial, dan pelayanan, orang muda diharapkan semakin merasa bahwa Gereja adalah rumah mereka sendiri—tempat mereka diterima, dipercaya, dan dipersiapkan menjadi pemimpin Gereja dan masyarakat.
3. ANAK-ANAK: MENANAM IMAN DENGAN SUKACITA
Anak-anak bukan hanya Gereja di masa depan, tetapi Gereja hari ini. Di tengah dunia yang penuh gawai dan hiburan digital, anak-anak membutuhkan pendampingan iman yang sederhana, menyenangkan, dan membumi. Melalui Bina Iman Anak (BIA), Paroki Maria Regina Caeli berusaha menanamkan iman sejak dini dengan cara yang ramah anak: melalui cerita Kitab Suci, doa sederhana, lagu, dan kebersamaan. Anak-anak diajak mengenal Yesus sebagai Sahabat yang mengasihi mereka dan selalu hadir dalam hidup mereka. Peran orang tua dan para pendamping menjadi sangat penting, agar apa yang ditanamkan di paroki dapat terus bertumbuh dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
4. MELANGKAH KE DEPAN DENGAN HARAPAN
Memasuki usia ke-18, Paroki Pantai Indah Kapuk diajak untuk melangkah dengan semangat baru. Kedewasaan paroki tidak diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari kualitas kebersamaan, kepedulian, dan kesaksian hidup umatnya. Dalam perlindungan Bunda Maria Regina Caeli, semoga paroki kita semakin menjadi Gereja yang hangat bagi keluarga, bersahabat bagi orang muda, dan penuh sukacita bagi anak-anak. Dari Ekaristi yang kita rayakan, semoga lahir kehidupan yang saling menguatkan dan membawa terang Kristus bagi lingkungan sekitar.
SELAMAT ULANG TAHUN KE-18 PAROKI PANTAI INDAH KAPUK – GEREJA MARIA REGINA CAELI. TUHAN MEMBERKATI PERJALANAN KITA SEMUA. AMIN.











